Aku berada diantara muara
Jiwa dan angan seperti ditikam kenangan
Berlari kesana kemari
Beranjak tapi tak pergi
Kemana kau sepi?
Pada diam aku bicara
Pada bisunya hening malam
Untuknya kubisikkan suara
Resah, gelisah, amarah,
Beradu ditepi surga
Perlahan datang senyuman
Bersama cahaya bulan
Berikan aku terang
Sinari aku cahaya
Tapi jangan kau rampas pikiran
Disana terukir sejuta kenangan
Bersanding ribuan harapan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar